Simply SteffisticateD..
Photobucket - Video and Image Hosting

Friday, March 25, 2011

Alvaniacs is moving out...

to a new homeee..

proudly presents:

http://steffisticated.wordpress.com/

:D

c ya there!


- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 3:02 AM
|
Thursday, December 16, 2010

Alvaniacs and the Puzzle

Kalau perjalanan ko-ass pergigian ini diibaratkan puzzle yang besaaaaarrrrrr....

potongan puzzle nya uda lengkap.
tinggal gimana cara ngatur potongan itu di tempat dan waktu yang tepat.

Semoga semua berjalan lancar..
ga ada angin yang tiba-tiba niup potongan puzzle saya sampe berantakan *amit2 tok3*

huhuhu.

AMIN!!

- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 12:26 AM
|
Tuesday, November 23, 2010

Alvaniacs adores Harry Potter Series

Felm yang Part1 ini keren banget ya??

paling oke di antara semua felm HP sebelumnya..

Pengen baca ulang lagi.
Lupa detilnya.

One more film ya, grand finale-nya taon depan.

Can't wait :D

Loves Harry and the gank!

- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 10:08 PM
|
Tuesday, November 09, 2010

Alvaniacs and international school

Suka banget sama artikel ini:


Mantap Mundur dari IPB untuk Cetak Anak Kupu-Kupu

Berawal dari kegelisahan mencari sekolah buat sang putra, Sri Soelaksmi Damayanti, putri tunggal mantan Mendikbud Daoed Joesoef, memilih berhenti jadi dosen di IPB. Doktor di bidang ilmu mikrobiologi itu ingin anaknya tak sekadar membaca teori dari buku.

RIDLWAN HABIB, Jakarta


SEKOLAH dasar (SD) itu diberi nama Kupu-Kupu bukan karena jendela-jendela ruang kelas yang didesain mirip sayap serangga yang disukai anak-anak tersebut. Bukan juga karena banyak kupu-kupu liar beterbangan di antara aneka tanaman bunga di taman sekolah di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, itu.

”Filosofinya sederhana. Suatu saat anak akan mandiri, menjalani hidup selanjutnya dan tidak bisa selamanya jadi kepompong,” ujar Sri Soelaksmi Damayanti, sang kepala sekolah, putri semata wayang Daoed Joesoef, saat ditemui Jawa Pos, Kamis (11/09).

Saat dikunjungi Jawa Pos pagi itu, sebagian siswa sekolah yang didirikan sejak 2004 tersebut sedang berolahraga di luar kelas. Mereka asyik bermain trampolin dan lempar bola basket di halaman. Sesekali guru mereka meniup peluit dan anak-anak itu berlomba adu cepat. ”Asyik, asyik, kita mau dipotret,” ujar anak-anak saat melihat kamera.

Menurut Yanti, panggilan akrab Sri Soelaksmi Damayanti, para siswa tak hanya berasal dari kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tempat sekolah berada. ”Ada yang dari Cibubur (Jakarta Timur), Pantai Indah Kapuk (Jakarta Utara), dan Bintaro (Tangerang),” jelasnya.

Sebagian besar siswa SD yang lokasinya menyatu dengan rumah Daoed Joesoef itu adalah alumnus Taman Kanak-Kanak (TK) Kepompong. TK tersebut juga terletak di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. ”Kami berbeda yayasan, tapi bekerja sama. Anak saya, Garin, jadi murid TK itu,” katanya.

SD tersebut memang lahir dari kegelisahan orang tua siswa yang anaknya bersekolah di TK Kepompong. Di TK itu, sejak dini anak-anak sudah diajari konsep active learning. Belajar tak hanya diceramahi guru di depan kelas, tapi melakukan langsung dengan tangan sendiri.

”Jadi, kalau mereka belajar tentang binatang, tak bisa cuma lihat di buku. Harus ada binatang di depan mereka. Kalau belajar tentang akar tanaman, ya cabut tanamannya. Lihat langsung bentuknya, serabut atau tunggang,” ujar wanita kelahiran 1963 itu.

Metode tersebut sreg dengan jiwa Yanti yang sejak kecil mencicipi metode belajar di Prancis saat ikut orang tua kuliah di Sorbonne University.

Bagi ibu dua anak tersebut, belajar harus benar-benar hand on (praktik). ”Jangan hanya membaca teori di buku, bahkan gambarnya pun tidak ada,” katanya.

Teman-temannya di TK Kepompong juga merasa sayang jika kebiasaan anaknya yang sudah baik tidak dilanjutkan di SD yang menerapkan model pembelajaran serupa.

Karena tidak mungkin di SD negeri, alternatifnya, menyekolahkan Garin -anak kedua Yanti- di SD Internasional. ”Tapi, kami ingin sekolah yang berbahasa Indonesia. Keluarga Bapak (Daoed Joesoef) itu nasionalis,” katanya lalu tersenyum.

Pilihan lain adalah menyekolahkan di SD yang dikelola oleh yayasan berbasis agama. Tapi, kata Yanti, orientasi pendidikan anak itu bukan agama. Bukan karena tidak penting, tapi karena Indonesia heterogen. Ada banyak agama, suku bangsa.

”Saya takut, jika hanya bergaul dengan orang yang sama, mereka jadi berpikir sempit. Cupet, bahkan khawatir jika nanti anak menilai orang di luar golongannya salah,” kata Yanti yang suka bercelana jins saat mengajar anak-anak itu.

Yanti pernah mencoba bertemu pengelola sekolah Labschool di Rawamangun, Jakarta Timur, tempat puri sulungnya, Natasha, menempuh SMA. Labschool juga menerapkan metode pendidikan active learning. Tapi, sayang untuk SD belum ada. ”Akhirnya teman-teman bilang, kenapa saya nggak mendirikan sendiri? Lahan ada, Bapak (Daoed Joesoef) juga mendukung,” katanya.

Keluarga itu lalu mendirikan Yayasan Budaya Cerdas sebagai induk SD Kupu-Kupu. Daoed Joesoef duduk sebagai pembina. Suaminya, Bambang Pharma Setiawan, menjadi sukarelawan tetap. ”Jadi, ini memang seperti family enterprise,” kata Yanti lalu tersenyum kepada Bambang yang pagi itu menemani dirinya.

Sebelumnya, Yanti memang sempat berpikir untuk pensiun dini sebagai dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB). ”Saya pikir, kalau mengajar di Darmaga (kompleks IPB), waktu empat jam habis di jalan. Jadi, ini kebetulan yang membahagiakan,” ungkapnya.

Pada 2004, Yanti memutuskan mengundurkan diri secara baik-baik kepada pimpinan fakultasnya. ”Kebetulan, dekannya teman baik saya. Beliau memahami. Teman-teman sesama dosen juga bisa menerima dengan baik. Tidak ada masalah,” jelasnya.

Meski sudah tak jadi dosen, Yanti mengaku masih aktif mengikuti perkembangan ilmu mikrobiologi yang dikuasainya. ”Awalnya saya ingin jadi dokter hewan. Tapi, setelah praktik di klinik, kok rasanya ngeri. Jadi, saya mendalami ilmu asal-muasal penyakit. Kalau mau memeriksakan hewan sih bisa, tapi tak dijamin sembuh,” ujarnya lantas tertawa.

Yanti menempuh S-1 di Fakultas Kedokteran Hewan IPB. Setelah lulus, dia menjadi asisten dosen. Karena berprestasi baik, dia menempuh studi master sampai doktoral (lulus 1997) di University of Kentucky, AS. Di Negeri Paman Sam itulah dia bertemu Bambang dan menikah. Putri sulung mereka juga lahir di AS. Suaminya sekarang masih mengajar sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB).

SD Kupu-Kupu mulai dibuka untuk tahun ajaran 2005-2006. Tentu, angkatan Garin adalah angkatan tertua, sekarang dia baru kelas IV. Di kelas angkatan pertama ada 15 siswa. ”Idealnya satu kelas itu 24 siswa. Itu standar UNESCO agar mudah dibagi jika perlu belajar berkelompok. Bisa dibagi dua, tiga, empat, enam, atau 12,” jelasnya.

Sekarang total ada 82 anak yang belajar di SD itu. Rinciannya, kelas empat 15 siswa, kelas tiga (23), kelas dua (25), dan kelas satu (19). ”Kebetulan, yang sekarang kelas dua itu pindahan dari sekolah yang bubar. Kasihan mereka kalau tidak punya tempat belajar,” katanya.

Kurikulum SD Kupu-Kupu tetap mengacu pada kurikulum Departemen Pendidikan Nasional. Mereka belajar lima hari dalam sepekan. Mulai pukul 7.45 sampai pukul 13.30. ”Khusus untuk kelas empat ada tambahan 15 menit untuk mengecek agenda harian. Itu saya biasakan agar mereka mandiri dan bertanggung jawab atas apa yang harus dilakukan esoknya,” ujarnya.

Menurut Yanti, anak-anak Indonesia tak dibiasakan dengan sistem pencatatan agenda. Akibatnya, perintah guru hanya diingat-ingat dalam otak. Ujung-ujungnya lupa dan menyepelekan tugas. ”Saya pernah mengeluarkan setengah kelas mahasiswa saya karena mereka lupa membawa tugas yang saya minta kumpulkan. Itu bukan salah mereka, tapi salah sistem. Mereka tak diajari sejak kecil,” tegasnya.

Berbeda dari SD lain, tak tampak orang tua yang menunggui anaknya sekolah. Bahkan, di gerbang masuk ada tulisan besar yang ditempel. Bunyinya, ”Batas bagi Pengantar dan Penjemput”. ”Mereka harus diajari mandiri sedini mungkin,” ungkapnya.

Pengajar SD itu juga tak sembarangan. Rata-rata lulusan S-1 fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Ada juga yang dari Sastra Inggris UI dan Arsitektur. ”Prinsipnya, mereka harus punya kompetensi mengajar sesuai mata pelajarannya,” jelasnya.

Daoed Joesoef menambahkan, jiwa pendidikan keluarganya memang nasionalisme. ”Itu yang harus dimulai sejak kecil,” katanya.

Meski Yanti pernah melewati masa kecil di Prancis dan lama berstudi di Amerika, jiwa ke-Indonesia-annya selalu dijaga benar.

Daoed prihatin atas banyaknya sekolah internasional yang mata pelajarannya seluruhnya diberikan dalam bahasa asing. ”Itu aneh bagi saya. Kalau anak Indonesia yang sedang di Singapura, it’s ok. Tapi, ini di negeri kita sendiri. Terus nanti sejarah nasional diajarkan siapa? Apa lagu Indonesia Raya juga mau dinyanyikan dengan bahasa Inggris?” ujarnya.(el)

Sumber: Jawa Pos, 13 September 2008



***

Coba ada lebih banyak orang yang nyadar kayak gini ya...

Miris banget deh kalo liat anak-anak sekarang pada banyak gaya pake bahasa Inggris..
anak SD, bahkan TK gitu... ngomong bahasa Indo aja belepotan... -_-""

Gwe termasuk yang kurang suka sama sekolah internasional..
yang pake bahasa Inggris n bahasa Mandarin buat komunikasi di sekolahnya..
yang pake pengajarnya dari luar segala..

Don't get me wrong
gwe suka banget BANGET sama yang namanya bahasa
bahkan kadang, yang terlontar bahasa Inggris, bukannya bahasa Indo
karena bahasa Indo itu verbose (!!!)
*kagak heran kan orang Indo leletlambretalamborghini


Dipikir-pikir, mungkin (MUNGKIN loh ya, kan gwe belom punya buntut)
ortu-ortu yang masukkin anaknya ke sekolah internasional mikirnya gini:


#1. ntar ni anak ga kagok lagi deh kalo ngelanjutin di luar negeri
--> SALAHBESAR BOK.
ketemu bule asli amrik aja takut diajak ngomong, mau gimana pergi belajar ke luar negeri???



#2. biar pikirannya lebih terbuka sama dunia global, ga sempit
--> OH REALLEEHH??
mereka bahkan ngga bisa dan ngga biasa denger berita dalam bahasa Indo, jadinya, wawasan mereka nol besar gitu deh...
ngomong 'boros' aja "the word my mum often used on me...mmmm apa yaaa.."
*gubraaaaaakkk...



#3. temenannya sama anak-anak yang 'sederajat' jadinya aman deh... bawa BB ke sekul itu uda biasa kok, yuk pak sopir, berangkat *tutup pintu alphard*
--> errrrr...



#4. mereka ga terbebani tugas mata pelajaran yang ga perlu, soalnya biasanya di sekolah nasional, mata pelajarannya buanyak bangettttt... dan ga semuanya perlu
--> maybe, tapi bukannya bisa milih sekolah nasional yang sesuai sama tipe anaknya ya?


kan ada yang punya ekskul banyak buat yang aktif
ada yang akademiknya gila gilaan buat yang demen belajar
ada yang nyanteeeee.... buat yang nyanteeee.... heehehe



Inti nya sih, gwe sangat ga setuju kalo anak tinggal di Indonesia, tapi ngomong bahasa Indonesia aja susah.


Emang Indonesia udah semaju itu ya, pada ngomongnya Inggris semua?
Menteri-menteri aja kalo bikin kampanye bahasa Inggris suka kacau dan buntut-buntutnya diketawain sama kita-kita di forum atau twitter...



Yang belajar bahasa Inggrisnya dari les atau mulai dari SMP, banyak kok yang bisa sukses juga belajar di luar negeri...
Yang udah di luar negeri aja belom tentu Inggrisnya topcer



Kalau menurut saya, belajar bahasa itu sedikit banyak kayak belajar matematika
ada rumusnya.
runut, teratur.



Jadi, kalo kita terbiasa dengan struktur bahasa yang bagus, gwe percaya struktur berpikir kita juga bagus, runut, teratur.


Not necessarily pinter atau ethically/ politically correct, tapi bisa dirunut.
(ini aja gwe pake bahasa gado-gado, wakakakkakakakak)



Gwe suka banget ngedit skripsi orang... gemes kalo ngeliatin kesalahan-kesalahan yang biasanya terlewatkan:
(Yes, I'm a grammar officer....netttnooooott)




Kesalahan yang umum ditemukan pada penulisan bahasa Indonesia (ca elahhh prikitiw):

- Meskipun, walaupun dll. itu ga boleh ditempatin di awal kalimattttttt...


- Kalau di bhs Ingg, suka pake "If.....then....."
tapi kalo di bahasa Indo, yang bener, pake salah satu aja. Jika ATAU Maka

contohnya:
Jika tidak makan, saya lapar. atau. Saya tidak makan, maka saya lapar.

Bukannya:
Jika saya tidak makan, maka saya lapar. *tetttoooootttt*



- "Walaupun hari hujan, tetapi saya tetap berangkat"
nah, double negation ini juga sering dijumpaiiii...
salah satu aja..



- pasangan: "tidak... tetapi" "bukan.... melainkan"
jangan dituker-tuker yah... hihihi



- ANTARA. doh, banyak banget yang suka nulis begini:
"peneliti mempelajari perbedaan antara A dengan B"
---> "antara... DAN" not "DENGAN"



- di-ke-dari...
banyakkkkk bangetttt yaa, yang masi sering kebalik tulis di- dan di kata sambung
dipisah atau disambung. aihhh... huehuehuehue



-di bahasa Indo, ga ada tuh istilahnya
"tempat di mana kami bertemu pertama kali"
di mana, yang mana, itu semua kata tanya dan ga boleh dipake di tengah kalimat

langsung aja "tempat kami bertemu pertama kali" kedengeran oke juga kan?


dll dll dll
tapi mostly orang salah di situ sih. hehehehe



Makanya gwe suka banget terima kerjaan translate jurnal-jurnal mahasiswa lain.
Seneng gitu loh, ngutak-ngutik kalimat.

...
...
.....
Bok, gwe salah jurusan yaaa????!!!!! T_T


yah, inti dari segala inti, kembali lagi...
idup di Indonesia...
sejelek-jeleknya, semacet-macetnya, sebanjir-banjirnya (hiks)
dan segoblok-gobloknya pemerintahan kita
(they're RIDICULOUS!!!! oh em ji.... mo jadi apa sih Indonesah)

paling engga bisa gitu, ngomongnulisdenger bahasa Indonesia yang baik dan benar... hihihi


-ditulis dengan bahasa Indo yang sangat tidak baik dan campuraduk... yo i dehhh-



*special note:
gwe tau Cing, kalo lo baca ini, lo pasti komen
'Uda tep, lo jadi anaknya bu Win aja'

hyakhyakahyaakahayahakahkahkahkahkahkakahkahkahaka






- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 9:10 PM
|
Thursday, October 28, 2010

Alvaniacs... is coming back!

Hueeehhh
lama gila gwe kagak tulis blog yaaaa... hahhahahahaha

nantikan cerita cerita berikutnya *wink wink*

currently have a HUGE crush on David Boreanaz neh...

kikikikikikikikkkkkkkk

BONES is so addictive.

sigh.

*nglirik tumpukan dvd.....

- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 8:48 PM
|
Wednesday, August 11, 2010

Alvaniacs is HEPIHEPIYAYAYA

Yuhuhelo...
besok masuk kampus lagi niiihhh
aaaaahh...


baru dapet 3 hari libur, senen, selasa, rebo
dalam rangka awal puasa



I just had a SUPERFUN longweekend...
:)))



Nengokin temen yang baru punya baby,

ngerayain 2nd anniversary

*yeah, I know, nyemenyeme baru 2 taon.. hehehe .. doakan kami ya*


nyobain fine dining di resto India


Shiatzu at the mall!!!!!

which, gwe ga nyangka se-akrobatik itu ya. badan gw dilempar-lempar n ditekuk-tekuk gitu hahahhahahaha

Berenangggggg...

Jaga klinik bareng Nyo..




supersenang deh! hihihihi
truly a holiday for meh.

Oh ya, waktu tgl 21 Juli kemaren itu,
karier gwe sebagai tourguide gadungan agak terselamatkan berkat si Gerard yang ikutan


MBUHAHAHUAUAHUAHU...

waktu itu kita pergi ke.... *mmm lemme remember..*



Sarinah krn Eric ngidam KFC
(katanya mo bandingin KFC sini sama Amrik punya)


sungguh kasian si Sinyo harus menjelaskan semua menu yg ada
(gwe tek tempat duduk di foodcourt nya)



FYI, si Eric ini kayaknya titisan kelenci energizer yang suppppeeerrrhiperaktif ya
pcicilan bin pencolotan ga ada cape nya ni orang!


malemnya gwe baru ditunjukkin semua video dia di USF Shotokan
(dia n Ika juara n instruktur karateka di sana..)


plus dikasitau sedikiitt basic karate..



AND
video-video ttg make-up gitu deh
yang sekarang gwe jadi demen banget browsing nya, karena ternyata
simple n useful banget buat gwe yang butadandan gini
hahhahahahaha..


gile deeeee..


paginya dia udah latian karate di kebon belakang.

gwe masih membabi.





ok, lanjut,


stop #1 Sarinah

di Sarinah, kita makan KFC,
belanja CD buat mereka
terus liat2 lantai bagian batik, kebaya, ornamen-ornamen gitu deh

Dan pas kita ngelewatin ukiran Pancasila si Ika pun menunjuk

'Oh look.. that's my name.. heeeheehee'



Eric: hah! Ika... the first and foremost!
Tep: that's a really nice name you have...
Eric: nahh.. don't flatter her too much though, Ika in Japanese means SQUID


*ngakak*


jahat de lu, Ric! bini ndiri juga...hahhahahahahaha


dari sono kita ke Ancol


Oh ya, semua trip hari ini udah direncanain ERIC sendiri
dari mo nyobain KFC, belanja CD, mo cari lukisan kulitbambu, makan di Segarra
(ngakunya sih buat nyenengin gwe krn seemed so pitiful last week), n CARI KELAPA

I WANT MY COCONUUUTTTTTTT
(itu dia ngomong 10 kali adaaa kaliiii sehari itu)


dari kelapa muda mpe kopyor...penasaran buanget dia


Otw Ancol, tentu saja kita melewati Gambir, Monas, dll dll dll dll dll
yang semuanya bisa dijelasin sama si Nyo

Ika: He knows more than you do!!! And he's even not from here!hahahahahha
Eric: aaaahh.. finally... A REAL TOURGUIDE


*jlabjlebjlabjleeeeeeeeeeeeeeebbbbbb*


ih sebodo de, yang penting semua senang! hihihihihi




stop #2 Pasar Seni Ancol


nyari kesenian kulit bambu gitu deh,
susah juga ngejelasinnya gimana

nyari mpe ndeleseeeepppppp banget, baru ketemu
dan waktu kita nungguin mas-mas nya ngganti karton lukisannya pake yang baru,
Eric keluar lagi jailnya

gratak abiiiisssss

dari garukan punggung dia cobain...
(si Gerard mpe tutup mata)
"I don't see anything, I don't see anything"


sampe akhirnya maenin busur panah n sempritan

<(-_-)""""""""


dan barulah gwe tau dia tertarik weaponry!!
and minta dibawa liat toko keris...
daaanngg!


gitu de, akhirnya kita ke toko keris,

tawar menawar (which, gwe n Gerard ga tau pasaran keris berapa si???)
dan gwe uda wanti2 ke mas nya


"MAS, ini beneran keris suvenir ya, ga ada 'isi' nya"

(sampe bawa tuyul ke Amrik, sapa yang mo tanggungjawab coba??!!)



belilah dia 2 keris, 1 mo buat kasi temennya
dijadiin 300rb each.
kemahalan apa pantes si?
anyone?


dari situ, kita ke Segarra
(kali ini gwe uda diwanti-wanti suru reserve ma si Eric)


aaaahh... akhirnyaaaaa... hahahahhahahaa



stop#3 Segarra

tempatnya bagus..
tapi ternyata mereka gak punya kopyor or kelapa muda


'can we just move nextdoor?' (baca : ke Jimbaran sebelah) si Eric uda ngebet kelapa aje


Eh ajegile..
uda reserve masa cuma duduk 5 menit uda mo cabs?
kalo disumpahin kesamber tsunami baru tau de.. huhuhu

akhirnya gwe bilang, kita cemilcemil dulu aja..
ntar baru pindah ke sebelah


(dan dgn gesit gwe mem-bbm si mami bilang kalo mereka ngidam kelapa)



makanannya enaaaaakk
(ga tau apa gara2 kita semua kelaperan yah...hahaha)


n mahal. hiks.


nguobrooollnguobrolnguobrol
n watching sunset... which was very nice :)











akhirnya jam 6 gitu kita mo pindah ke Jimbaran aja..


uda jalan di depan Jimbaran...

tau2 nyokap telepon

uda dapet kelapa muda, kopyor, n kelapa Thailand!

yesssss...



hahhahahah ga jadi ke Jimbaran deh..
which was good soalnya si Gerard besok pagi-pagi banget mo ke Manado
dan dia belom packing... tsktsk



so, kita ke...



stop#4 Taman Anggrek Mal

mereka mo cari kartu
(buat say thanks ke kita)


n ambil pesenan CD d'Masiv yang tadi dipesen dari Sarinah...



dari situ pulanglah kita ke rumahhhhh
yeeeaaayyy!
*udateparberat*




stop#5 Homswithom


makan ditemani dengan berbagaimacam kelapa.. hahahha


oh ya!!!

gwe gemes banget kasi cabe ke Eric..

he just wouldn't budge!!!!




Tau sambel udang Bu Rudy dari Surabaya?
*hai Immil, kalo lagi baca... hehehe



dia colek n cuma bilang
'so, this is all you got, Stef? haahahhaaahah'
n dioplos aja tuh sambeludang plus kecap buat dimakan sama otakotak


begitu gwe cobain sambel nya,
gwe keselek kepedesan.
monyet.


Dia demen banget makan ayam woku, daun papaya, dan segala sambel.
Ini bule kok lidahnya lebih Indonesah dari gwe ya?


sampe hari terakhir gwe kasi coba kerupuk setan dari Bandung
(kerupuk yang banyak bubukcabe nya itu loh)

dia cm bilang

"hahhahahah I know what you're trying to do!!! OK, lemme try..
mmmm... that's it? I don't even need a drink for this!"


graaaaaaaaaaawwwwlllhhh!!!!








Waktu anter mereka ke erpot agak sedih sih,
mengingat bakal lamaaaaaaaaaabanget sampe bisa ketemu mereka lagi.
dan pastinya di rumah ga ada si mr. pecicilan bin pencolotan itu.. hahaha


gonna really miss you two!!!

and particularly thanks to Eric for the relationship advice *wink*

'til we meet again, family!




:)

thanks my dearest Nyo uda menyelamatkan acara jalanjalan nya..

thanks pak Mono... unbeatable driver! hohoho





aaah...
mari mengumpulkan niat beberes buat ke kampus besok... hyoeeeee..




- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 10:12 PM
|
Monday, July 12, 2010

Alvaniacs' speedy travel n tour

Yuhuw...



Jadi begini ceritanya,







Sepupu gwe, Ika, n suaminya, Erick, baru dateng dari Florida sana.



Ini Ika n Erick.

Dan si bokap menugaskan gwe bawa mereka jalan-jalan di Jakarta, hari Sabtu kemaren..








FYI,


itu gwe uda begadang 3 hari tidur cuma dari jem 2-6 pagi krn ada kerjaan translate


ikut seminar di pagi hari... dan berlanjut makan malem sama fam si Gerard


badan rasanya capeeeeee bener..





hari Sabtu itu, gwe telat bangun krn.. salah pasang alarm.. greaatttt


jadi bener2 uda beler, sebeler-beler apaaaaaannn tauuu dahhh





Siangnya, abis di-drop sama Gerard dari acara makan-makan bareng dosens,


gwe bersiap jadi tour guide dadakan..





Jadilah (dengan Pak Mono as the driver ya, of course.. huhauhaua)


kita lunch di resto Palalada di Alun-alun Indonesia, Grando..





pas duduk.. ehmm..


degdegan gitu takut duit yang dibawa ga cukup... hohohohoh


ternyata semua makan sampe kenyang dengan hati senannggg..


ditraktir sama Ko Sandy karena lagi ada promo pake credit card nya.. asik dah.





kita pesen:


-ayam sekang (kayak ayam bumbu kare gitu de)


-sate padang 10 tusuk


- nasi goreng ireng


- nasi tumpeng


- tahu kipas


- tempe goreng


- kuah asam Manado


- tahu telor





and for the dessert:


- es puncak "Soekarno"


- 2 klaapertart


- 1 tape goreng keju





gila dah, itu perut uda kayak mo mleduuuggg...


kata Erick, "NO DINNER!"





Dari situ, bingung dah gwe mo dibawa ke mana..


abis kan Sabtu itu Isra Miraj yah, museum tutup di mana-mana bokkk!!!!!


Dengan berbekal seorang Calista yang dibajak dadakan..


(huhuhu thanks so much dearrr!!!)





kita akhirnya meluncur ke...


KOTA TUA.


tadinya gwe pikir yah, biar museum nya tutup, tapi kan bisa liat2 yang laen.. ya gak?





gwe ga sadar aja.. ini permulaan karier tourguide gwe yang ancurminah.


HIKS.





(Gubraks #1)


Dari Grando, kita nglewatin Monas





tep: On the right side is the National Monument


Erick: Cool! What was that built for?


tep n all (baca: Calista, Ko Sandy, n Vincent) : errr... I don't know.. just a symbol of Jakarta


(baca: meneketehe! naek ke monas aja belom pernah gwe....)








(Gubraks #2)


tep: and that's the presidential palace!


Erick: waw... is the president actually live there?


tep: err.. no. It's just his office.


Sandy: yea, only the 1st president lived there.


(baca: iya gitu ya? huhuhu)





(Gubraks #3)


tep: and on the left is the National Museum.. but it's closed due to public holiday


Erick: oh, what public holiday is today?


tep n all: errr... Moslem public holiday... don't know


(baca: kaga tau dah, yang penting tanggalan merah!)





Erick: hahahhahahahaha


So, this is what I learn about Jakarta,


You have a monument that you don't know what that was built for,


You have a presidential palace with no president living there,


and you have a public holiday, that everyone knows nothing about!





tep n all : hahahahhahha *jlebbbbbbb hakjlebbbbbb!!!!!*





(sementara si Ika cuma mesem-mesem di rear seat bareng gwe n calista)





(Gubraks #4)


uda nyampe mangga besar


tep: and this place is famous for its prostitution...


and she (nunjuk cal) lives nearby





.... disambut oleh ketawa semuanya dan tatapan maut dari jeung calista...





huahuahauhaua


(makin berasa kok kayaknya makin ancur ya ni perjalanan???!!!)





(Gubraks #5)


lewat mangga dua


tep: and this is where you buy stuffs for cheap price


Sandy: it has all sort of things, DVD, CD, everything's cheap here!


there are the knock-off...





Erick: hhahahahaha


and lots of criminals!! Oh I'm so gonna write this in my memoir...





*HAKJLEBBBB!!!!*





calista: tep tep.. waktu gwe nganter che-che n temen-temen bulenya, ga begini looohhh.. huhuhu





*doh, salah gwe ya??????!!








(Gubraks #6)


nyampe Kota Tua...


tep: and this is Old City Site...


as you can see, that's the Puppet Museum (museum wayang)


Erick: let me guess! it's closed?





*mengangguk lesu* semua museum aje tutuppppp!!!!!





(Gubraks #7)


ngeliat odong-odong yang berbentuk bianglala 4 seat, digenjot sama abang-abang


Erick n Ika : OH MY GODDD... INDONESIAN FERRIS WHEEL!!!


*jepret2 dengan heboh*








GoodLord gwe ga bisa lebih malu lagi.





(Gubraks #8)


ngeliat Kali di depan Kota Tua


Sandy: I think we can rent a boat here...


tep: HAH?? ARE YOU KIDDING MEE??





gile aje, tu kali uda item banget, sampah pada ngambang di kanan-kiri bok!


si erick sampe bilang, kalo dia nyalain korek terus lempar, pasti mledug karena banyak gas methane nya





dari situ, gwe uda ilang muka banget, akhirnya


gwe putuskan untuk membawa mereka minum cocktail sambil ngeliat sunset di Segarra





Perjalanan yang jauuuhh (karena maceett!!!)


ditambah lagi nyasar-nyasar di dalem karena ga tau Segarra sebelah mana..


lebih dari 30 menit kemudian.. kita uda nyampe depan Segarra:





(the mother of all Gubraks)


Maaf mbak, lagi ada wedding reception


JADI DITUTUP SAMPE JAM 11 MALEM








maknyuuusssssssss!!!!!!!!





gwe uda jejeritan ndiri deh...


pengen jambak2 huhuhuhuhuhuh





akhirnya ke resto tetangga.. Jimbaran...





calista: tep, lo ga sala bawa mereka ke sini?


mereka kan besok ke bali, kok malah dibawa ke jimbaran ancol?





CALLLL... gwe uda ga tau mo kemana lagiiii huhuhuhuhu


uda cape banget.. maboks berat gitu... HUHUHUHU





akhirnya kita nongkrong2 wae deh di sana..


sambil gwe diceng abissss sama si Erickk..
"So, Stef.. I don't know what to report to your Dad... mbawhahahaha"
bahagia banget dia liat muka gwe setres

*grauk!*





mo gigit juga takut, maklum, instruktur karateka bo.. hu





Akhirnya, jam 6 kurang gitu kita cabuts balik ke rumah,


disambut dengan jalanan yang macetnya ajubileeeee~





masiaowloh,


ini kalo program pariwisata pemerintah gagal,


kayaknya gwe turut andil banget deh.


HAHAHHAHAHAHAHAHAH





nyampe di rumah,


berhubung si calista dibajak dengan tidak berpericalistaan,


dia ga bawa barang apapun n ga punya cairan perendam soft-lense..





jadilah kami (saya dan si kecil calista) mengarungi malam macet ke TA...





singkat kata,


pulang ke rumah uda teparrrrr abis...





dan gwe masi ada jurnal untuk ditranslateeeee...


astagaaaaaaaaa~


kalo kaga inget tanggungjawab uda gwe lempar2 deh... hiks hiks hiikkksss


*garuk garuk lantai*





Calistiong,


makasi banget loooohh uda dibajak gitu.. hakhakhak!





big thanks to Pak Mono yang uda anter ke mane-mane


termasuk anterin balik si calista pagi-pagi buta





di saat gwe cuma keluar kamar buat nyalain microwave buat angetin burger sarapan calista..


si pak mono udah siap aja loh.. hahahha








moral cerita (meniru status FB si buri):


Visit Indonesia..years to built


seconds to destroy..





by teppi.





ahakkk!


*ps. tgl 21 gwe dititahkan utk bawa mereka jalan2 lagi

semoga ga jadi mahabencana ya. hu.




- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 10:53 PM
|
Wednesday, June 30, 2010

Alvaniacs and the attitude

Just ran into this marvelous quote
This really touches me.
You have no idea how it would strengthen me through these recent days :)

People are often unreasonable, illogical, and self-centered;
Forgive them anyway.

If you are kind, People may accuse you of selfish, ulterior motives;
Be kind anyway.

If you are successful, you will win some false friends and some true enemies;
Succeed anyway.

If you are honest and frank, People may cheat you;
Be honest and frank anyway.

What you spend years building, someone could destroy overnight;
Build anyway.

If you find serenity and happiness, They may be jealous;
Be happy anyway.

The good you do today, people will often forget tomorrow;
Do good anyway.

Give the world the best you have, and it may never be enough;
Give the world the best you've got anyway.


You see, in the final analysis, it is between you and God; It was never between you and them anyway.

Mother Teresa


- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 9:58 PM
|
Friday, June 11, 2010

Alvaniacs welcomes pedodontics!

Tertanggal 3 Juni 2010 kemaren, teppi resmi menginjakan kaki di bagian gigi anak-anak, atau nama panggungnya, pedodonti, disingkat pedo.

Bagian ini, konon, dari angkatan tuaaaaaaa..... banget
sampek sekarang, melegenda as 'nerakanya FKG'

dari asdosnya (yg katanya sih, sekarang mendingan sejak trio asdos biatch 02 lengser; yes, biatch, dikutip dari BUANYAAAKKK sumber, doh terberkatilah engkau asdos jahanams)
dosennya..
PASIENNYAAAA oh God..

dan dengan lingkungan yg hostile gitu
requirement terbilang banyak, dan waktunya sempit pula!
wedew.. ga heran deh, muka ko-ass di bagian anak-anak memang paling asem
ironis memang... hihihi

mengutip kata senior 2003 di blog nya..
"di bagian ini cuma ada 2 kemungkinan:
pasien nangis karena mahasiswa, atau
mahasiswa yang nangis karena pasien"

yukk..

uda seminggu di bagian pedo, keringet dingin aje gitu...
dan gwe baru dapet 1 kali giliran kerja...


mulai kerja jam 9 kurang gitu yah, berhubung pasien yang tadinya dijanjiin dateng ternyata ga bisa dateng
periksa periksa periksaaaaaa...

kepotong waktu istirahat jam 11-12

jam 12 lewat, pasiennya uda kelar istirahat.. duduk di dental unit buat diperiksa dosen
gwe cuma masuk sebentar ke ruang dosen buat liat, mana sih dosennya..

begitu balik..


NGILANG AJA LOH DIA SODARA SODARA
KAMPREEETTTTTTTT
!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


gwe uda cariin tu di semua lantai..
anak ma emaknya LENYAP.

cihhhhhh~


berhubung uda jam setengah 1 siang dan gwe cuma bisa kerja sampe jam 1
percuma juga gwe cari pasien baru...

dibantu oleh si Derrick (junior yg berbaikhati membantu gwe itu ari)
gwe berbenah unit kerja de.. huhu..

FYI yah, itu anak kecil bernama ILHAM berumur 4,5 tahun
uda kayak titisan setan gitu de
dari nangis pas mo diperiksa asdos lah
ga mau dibersiin giginya lah
ga mau dental unitnya direbahin lah
pake MINTA SIKAT GIGI KODOMO dulu lah..

abis sikat gigi pake SIKAT GIGI KODOMO UNGU yang sangat lucu itu
dia nangis terus menghilang

ARGGGHH...
kalo ketemu lagi pengen gwe jedotinnnnnn
grh!
..


Dan yang membuat gwe makin senewen yah
ini kok temen-temen gwe kerja cepet banget yaaaaa???!!!!!

ada yg udah nambal lah, skeling lah, status lah, PULPEK LAH, PULPO LAH

AAAAAAAaaaaaaaa *terjun payung*

buku pedo gwe masi perawan gitu belom ada tandatangan...

tandatangan cuma karena tadi kelompok gwe presentasi jurnal di depan kelas
dan berasa idup di jalur Gaza ya bok.
pada membombardir pertanyaan gitu.. .CIHHHHHH

untung kami pintaaarrrrr...EAT THATTTT! huh!

well well well...
butuh BANYAK doa nih
tolong yaaa. hiksh iks hiksssss...~
*memelas*


....
mau berkomentar ttg video si ariel tp uda keburu males de.. hahahahha
next time peeps!
:D

- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 9:42 PM
|
Thursday, June 03, 2010

Alvaniacs and the Karma (2)

Just a quick post..
yes, karma really does exist. and acts real quick too!
....

bukan bermaksud bersenang-senang di atas penderitaan orang lain
but hey! you'll reap what you sowed...
*angkat bahu*

bear in your mind, tep
what goes around comes around!

- Out -


AlvaNiacS sails the ship @ 11:17 PM
|
the Chief.
Steffi . Teppi
June, 14, 1987
Jakarta, Indonesia
currently attend Trisakti Univ., Dentistry ('05)
taken

Image hosted by Photobucket.com


the New Land.

[ ] be a dentist in 2011, at least *crossing finger*
[ ] visiting Europe
[ ] participating in The Amazing Race Asia
[ ] "you just don't understand" by Deborah Tannen



the Pier.
+ mail Stef ! +
Facebook Account


the Harbour.


ShoutMix chat widget



the Seashore.

the TreasureChest.
April 2004. May 2004. September 2004. October 2004. November 2004. December 2004. January 2005. February 2005. March 2005. April 2005. May 2005. June 2005. July 2005. August 2005. September 2005. October 2005. November 2005. December 2005. January 2006. February 2006. March 2006. April 2006. May 2006. June 2006. July 2006. August 2006. September 2006. October 2006. November 2006. December 2006. January 2007. February 2007. March 2007. April 2007. May 2007. June 2007. July 2007. August 2007. September 2007. October 2007. November 2007. December 2007. January 2008. March 2008. April 2008. May 2008. June 2008. July 2008. August 2008. September 2008. October 2008. November 2008. December 2008. January 2009. February 2009. March 2009. April 2009. May 2009. June 2009. July 2009. August 2009. October 2009. November 2009. December 2009. January 2010. February 2010. March 2010. April 2010. May 2010. June 2010. July 2010. August 2010. October 2010. November 2010. December 2010. March 2011.


the Crew.
[Calista] [CingCing] [Che-Che]
[Immilia] [Irene Razzly] [Josephine]
[Marshal] [Olive] [Pak Agust]
[Radith] [Ko Ramzi]
[Ririe]
[Steph] [Sonia]